Peneliti teknologi bekerja tanpa lelah untuk mengedepankan ide-ide inovatif. Penemuan terbaru oleh tim peneliti di Disney dan Carnegie Mellon akan menggairahkan Anda semua. Mereka telah mengembangkan sistem antarmuka inovatif untuk membawa banyak gerakan ke objek apa pun di luar sana. Disebut Touche, sistem dapat menambahkan beberapa kemampuan gerakan ke berbagai objek seperti gagang pintu. Nah, gagang pintu dengan Touche akan tampil lebih pintar dari yang biasanya. Itu hanya akan mulai bekerja berdasarkan perintah gerakan dari pengguna, klaim para peneliti.

Touche: Sistem antarmuka untuk menambahkan gerakan ke "kenop pintu" Anda!

Konsep

Para ilmuwan dari Disney Research dan Carnegie Mellon University telah menyiapkan metode yang menarik untuk mengambil antarmuka multitouch dari smartphone dan tablet ke satu set objek baru. Hebatnya, teknologi Touche dapat menampilkan antarmuka sentuh pada objek apa pun mulai dari permukaan meja hingga bagian tubuh manusia. Sangat brilian bahwa pengguna sekarang dapat memberikan input ke komputer, tablet, dan smartphone mereka dengan gerakan multitouch terhadap objek-objek ini. Ya, Anda tidak lagi diharapkan untuk hanya bergantung pada layar sentuh dan keypad yang dijejalkan di ponsel cerdas dan tablet untuk memberikan input di dunia baru.

Berfungsi

Para peneliti dalam klip video mendemonstrasikan fungsi Touche pada berbagai objek yang mencakup kenop pintu yang cerdas, sofa, meja, dan gerakan tangan sederhana di udara. Gagang pintu pintar mengenali berbagai sentuhan pengguna untuk membuka dan mengunci pintu. Jepit, genggaman, dan satu sentuhan akan melakukan beberapa fungsi penting berkat sensor canggih. Ketika datang ke sofa itu bertindak seperti remote TV. Pengguna dapat mematikan TV, mengganti saluran, dan menyesuaikan volume dengan berbagai gerakan multitouch di sofa di tempat tidur atau sofa.

Demo video juga menunjukkan seseorang mengambil beberapa gerakan multitouch di atas meja, yang diidentifikasi oleh komputer terdekat. Hebatnya lagi, Touche juga akan menjadikan tubuh manusia sebagai perangkat input. Pengguna dapat memegang dan memainkan jari mereka untuk menghidupkan dan mematikan musik di smartphone atau pemutar musik. Seorang peneliti mengatakan bahwa sekarang cukup layak bahwa kita akan memiliki handset dan tablet di masa depan tanpa layar, tombol, dan keypad. Pengguna cukup mengandalkan tubuh mereka sendiri untuk memberikan input berkat Touche.

Teknologi

Ketika layar sentuh kapasitif tradisional beroperasi sebagai sistem biner, teknologi di balik Touche menggunakan sistem baru untuk mencicipi energi pengembalian dari sentuhan pengguna beberapa kali. Ini akan menghasilkan rentang nilai frekuensi untuk membuat objek apa pun mampu menerima gerakan multitouch. Para peneliti telah mengembangkan metode yang disebut Swept Frequency Capacitive Sensing (SFCS) untuk membantu menangkap lebih banyak informasi dan fungsi dengan berbagai jenis isyarat selain dari sekadar toughing.

Menurut Ivan Poupyrev, peneliti senior di Disney Research, para peneliti dapat berhasil meningkatkan berbagai objek dengan teknologi sensitivitas sentuhan kesetiaan yang tinggi. Ia mengklaim bahwa setelah digabungkan dengan teknologi pengenal isyarat canggih, Touche akan dapat memberikan tingkat pengenalan dengan akurasi hampir 100 persen.

 

Tentang penulis: Alyssa Clarke adalah seorang blogger yang kebetulan juga seorang penggemar teknologi. Dia selalu mencari pembaruan teknologi terbaru dan saat ini jatuh cinta dengan yang baru Aplikasi email sparrow untuk iPhone. Dia baru-baru ini membaca tentang Sistem DICE Mercedes baru dan sangat terkesan dengan itu.